Peristiwa

Diduga Salah Sasaran, Warga Dekat TKP Malah Dilaporkan dalam Kasus Pengeroyokan di Sukorejo

PASURUAN | gatradaily.com – Pasca terjadinya keributan beberapa waktu lalu di Jalan Dusun Babatan, Desa Kalirejo, Kecamatan Sukorejo, yang sempat menghebohkan warga dan ramai diperbincangkan di media sosial, kasus tersebut kini telah memasuki tahap penyidikan kepolisian.

Hingga saat ini, polisi masih memburu pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut.

Namun di tengah upaya penegakan hukum itu, muncul ironi. Seorang warga yang tinggal di sekitar lokasi kejadian justru terseret sebagai terlapor, meski yang bersangkutan mengaku sama sekali tidak terlibat dalam aksi kekerasan tersebut.

Peristiwa ini mencuat ke publik pada Jumat (9/1/2026). Nama Malik alias Basir kini tercatat sebagai salah satu terlapor dalam kasus dugaan penganiayaan. Padahal, rumah pria bertubuh tambun ini hanya berjarak beberapa meter dari titik keributan.

Malik mengaku terkejut saat mengetahui namanya masuk dalam laporan polisi, sementara ia merasa tidak pernah melakukan perbuatan sebagaimana yang dituduhkan kepadanya.

Menurutnya, tudingan tersebut terasa janggal dan tidak masuk akal. Ia menegaskan tidak pernah memiliki persoalan, apalagi konflik, dengan kelompok rental yang melaporkannya. Tidak ada motif, tidak ada dendam, dan tidak ada alasan baginya untuk terlibat dalam aksi pengeroyokan.

“Kejadiannya itu di depan kampung saya sendiri. Wajar kalau saya tahu dan keluar rumah untuk melihat. Tapi kalau semua warga yang penasaran lalu dianggap pelaku, itu jelas tidak masuk akal,” ujar Malik.

Ia menambahkan, pada malam kejadian dirinya keluar rumah lantaran melihat sejumlah mobil berjejer menutup akses jalan kampung. Situasi semakin mencolok ketika ia mendengar teriakan seorang perempuan yang terdengar panik dan ketakutan.

“Saya kira ada perampokan atau keributan besar. Ada kerumunan orang dan terdengar perempuan teriak-teriak. Masa saya harus diam saja?” katanya.

Malik mengaku tidak memahami persoalan yang sebenarnya terjadi saat itu. Bahkan, ia menyebut sempat berupaya menenangkan seorang perempuan yang terlihat histeris agar situasi tidak semakin memanas, meski tidak mengenalnya.

“Saya datang bukan untuk berkelahi. Saya hanya terpanggil secara kemanusiaan. Apalagi itu perempuan. Kalau seperti ini malah dilaporkan, menurut saya di mana letak nuraninya?” ucap pria bertubuh tambun ini.

Kasus tersebut kini mendapat pendampingan hukum. Kuasa hukum Malik, Yoga Septian Widodo, menegaskan kliennya bersikap kooperatif dan siap mengikuti seluruh proses hukum yang berjalan.

Namun demikian, ia mengingatkan agar penyidikan dilakukan secara objektif dan berdasarkan alat bukti yang sah, bukan asumsi semata.

“Klien kami siap dipanggil penyidik kapan saja. Namun kami berharap proses hukum tidak boleh dibangun dari dugaan tanpa pembuktian yang jelas dan sah,” tegas Yoga usai mendampingi Malik di Unit Pidum Polres Pasuruan, Jumat (09/01/2026).

Pengacara muda yang berkantor di Kabupaten Malang ini menegaskan, bahwa pendampingan hukum dilakukan untuk memastikan hak-hak Malik sebagai warga negara tetap terlindungi.

Menurutnya, Malik merupakan warga awam hukum yang justru berpotensi menjadi korban kriminalisasi apabila proses penegakan hukum dilakukan secara tidak cermat.

“Kami hanya meminta satu hal, jangan salah orang. Penegakan hukum harus profesional, objektif, dan berkeadilan,” imbuhnya.

Ia juga memastikan pihaknya akan mengawal ketat jalannya proses penyidikan. Jika kliennya ditetapkan sebagai tersangka tanpa dasar hukum yang kuat, langkah hukum lanjutan telah dipersiapkan.

“Jangan sampai hukum di negeri ini seperti lirik lagu, yang benar justru di penjara, sementara yang salah tertawa,” pungkasnya.(ze/syn)

Redaksi

Recent Posts

Ratusan Warga Perum Kopian Indah Meriahkan Jalan Sehat Sambut HUT RI dan Hari Jadi Kota Probolinggo

KOTA PROBOLINGGO | gatradaily.com – Ratusan warga Perum Kopian Indah, RT 04/RW 04, Kelurahan Ketapang,…

19 jam ago

2 Tahun Anak Tak Kunjung Pulang, Febby Morena Tempuh Jalur Hukum ke Polres Pasuruan

PASURUAN | gatradaily.com – Ana Febyanti Puspitasari (29), atau Febby Morena, melaporkan persoalan pengasuhan anaknya…

19 jam ago

Yayasan Bejana Bagi Negeri Salurkan Obat dan Vitamin untuk WBP Lapas Pasuruan

KOTA PASURUAN | gatradaily.com – Yayasan Bejana Bagi Negeri menyalurkan bantuan berupa obat-obatan dan vitamin…

1 hari ago

Raperda Perubahan APBD 2026 Kabupaten Pasuruan Disahkan, Pemkab Pastikan Program Prioritas Tetap Berjalan

PASURUAN | gatradaily.com – Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah…

2 hari ago

DPRD Soroti Aset Pemkot Pasuruan, Aliansi Poros Tengah: Jangan Cuma Lip Service Kami Mau Aksi Nyata

KOTA PASURUAN | gatradaily.com – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kota Pasuruan menyoroti pengelolaan…

3 hari ago

Pecatan Polisi Dalangi Curas, Komplotan Penadah Dibekuk Polres Pasuruan Kota

KOTA PASURUAN | gatradaily.com – Satreskrim Polres Pasuruan Kota mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan (curas)…

4 hari ago