Politik

Debat Kedua ; Gus Shobih Soroti Indeks SPBE di Kabupaten Pasuruan

<p><strong>PASURUAN<&sol;strong> &vert; <em><span style&equals;"color&colon; &num;ff0000&semi;"><strong>gatradaily&period;com<&sol;strong><&sol;span><&sol;em> – Komisi Pemilihan Umum &lpar;KPU&rpar; Kabupaten Pasuruan kembali menggelar debat publik peserta Pemilihan Kepala Daerah &lpar;Pilkada&rpar; Kabupaten Pasuruan 2024 di Hotel Santika Primiere Surabaya&comma; Minggu &lpar;27&sol;10&sol;2024&rpar;&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dalam debat publik kedua itu&comma; KPU Kabupaten Pasuruan mengusung tema &OpenCurlyDoubleQuote;Meningkatkan Pelayanan Masyarakat dan Menyelesaikan Persoalan Daerah”&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pantuan <span style&equals;"color&colon; &num;ff0000&semi;"><em>gatradaily&period;com<&sol;em><&sol;span> dilokasi debat kali ini&comma; hanya diikuti oleh calon wakil bupati &lpar;cawabup&rpar; dari masing-masing pasangan calon &lpar;paslon&rpar;&period; Dari paslon nomor urut 1&comma; Wardah Nafisah&period; Sedangkan dari paslon nomor urut 2&comma; M&period; Shobih Asrori&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Dalam paparan visi dan misinya&comma; M&period; Shobih Asrori menyoroti Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik &lpar;SPBE&rpar; Kabupaten Pasuruan yang berada di peringkat ke-38 dari 38 kabupaten dan kota se-Jawa Timur&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Pria yang karib disapa Gus Shobih itu menekankan&comma; digitalisasi harus menjadi salah satu solusi utama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten &lpar;Pemkab&rpar; Pasuruan&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Gus Shobih menilai&comma; sistem digitalisasi menjadi sesuatu yang mendesak untuk segera diterapkan dalam pelayanan publik Kabupaten Pasuruan&period; Salah satu indikatornya yaitu SPBE Kabupaten Pasuruan&comma; agar tidak berada di peringkat terendah di Jawa Timur&period;<&sol;p>&NewLine;<p>Indeks SPBE Kabupaten Pasuruan berada di angkat 2&comma;47&period; Lalu indeks teknologi dan informasi Kabupaten Pasuruan nilainya 3&comma;97&period; Akibatnya&comma; banyak pelayanan yang masih lambat&comma; dan akhirnya berpengaruh pada penyediaan kebutuhan masyarakat&comma;&&num;8221&semi; ujar Gus Shobih saat debat semalam&period; <strong>&lpar;Syn&rpar;<&sol;strong><&sol;p>&NewLine;

Redaksi

Recent Posts

Kades Kluwut Bantah Terlibat Kasus Dugaan Penggelapan Innova Reborn

PASURUAN | gatradaily.com – Kepala Desa Kluwut, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, M. Yusuf Hasim, membantah…

23 jam ago

Purwodadi Bersholawat Bersama Kapolres Pasuruan, Santuni 100 Anak Yatim

PASURUAN | gatradaily.com – Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan “Purwodadi Bersholawat” bersama Kapolres…

2 hari ago

Polres Pasuruan Kota Tegaskan Penanganan Kasus Penganiayaan Berjalan Transparan

KOTA PASURUAN | gatradaily.com – Polres Pasuruan Kota menegaskan bahwa penanganan kasus dugaan penganiayaan yang…

2 hari ago

Lamban! Kasus Penganiayaan di Pasuruan Mandek Dua Tahun, Polres Pasuruan Kota Dipertanyakan

KOTA PASURUAN | gatradaily.com – Kinerja penyidik Polres Pasuruan Kota kini menjadi sorotan tajam. Bagaimana…

3 hari ago

Operasi 24 Jam, Satresnarkoba Polres Pasuruan Tangkap 5 Pengedar Sabu di Empat Lokasi

PASURUAN | gatradaily.com – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Pasuruan menangkap lima tersangka pengedar sabu…

3 hari ago

Rumah Sehat Nawasena Arsa Gelar Buka Bersama, Perkuat Pemulihan Spiritual Pasien Rehabilitasi

MALANG | gatradaily.com – Rumah Sehat rehabilitasi milik Yayasan Nawasena Arsa Indonesia di Kecamatan Lawang,…

3 hari ago