<p style="text-align: justify;"><em><strong>JAKARTA</strong></em> | <em><span style="color: #ff0000;"><strong>gatradaily.com</strong></span></em> – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan RI melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan akan menggelar Indonesian Prison Products and Art Festival (<a href="https://gatradaily.com/nusakambangan-panen-perdana-wujudkan-lumbung-ketahanan-pangan-dan-pemberdayaan-warga-binaan/">IPPAFest</a>) 2025 pada 21–23 April di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat.</p>
<p style="text-align: justify;">Acara ini menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyaksikan langsung hasil pembinaan dan kreativitas para Warga Binaan Pemasyarakatan (<a href="https://www.facebook.com/share/p/1AS92C68o4/">WBP</a>) dari seluruh Indonesia.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-9409" src="https://gatradaily.com/wp-content/uploads/2025/04/IMG-20250421-WA0029.jpg" alt="" width="1600" height="900" /></p>
<p style="text-align: justify;">Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk hadir dan terlibat dalam festival ini. Ia menegaskan bahwa IPPAFest bukan sekadar pameran produk, melainkan panggung harapan dan wujud nyata keberhasilan proses pembinaan di Lapas.</p>
<p style="text-align: justify;">“IPPAFest ini tentang kesempatan kedua, tentang kemanusiaan, dan tentang harapan,” ujar Agus.</p>
<p style="text-align: justify;">Selama tiga hari pelaksanaan, pengunjung akan menikmati berbagai karya WBP, mulai dari kerajinan tangan, kuliner, fesyen, hingga pertunjukan seni. Salah satu momen spesial dalam IPPAFest 2025 adalah peluncuran lagu “Jangan Kamu, Biar Aku” hasil kolaborasi Zivilia Band dan Gita Youbi. Lagu ini diciptakan dan diproduksi di dalam Lapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur sebagai bagian dari program pembinaan musik, bekerja sama dengan label Kartamakala.</p>
<p style="text-align: justify;">Menteri Imipas mengajak pelaku industri kreatif, pegiat sosial, hingga anak muda untuk hadir dan melihat langsung potensi luar biasa yang dimiliki para WBP. Ia menekankan pentingnya dukungan publik untuk menciptakan sistem pemasyarakatan yang humanis, produktif, dan inklusif.</p>
<p style="text-align: justify;">Melalui IPPAFest 2025, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan ingin memperkuat kepercayaan publik terhadap upaya rehabilitasi WBP serta membuka peluang kolaborasi antara lembaga pemasyarakatan dan masyarakat. (Hum/Red)</p>

PASURUAN | gatradaily.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pasuruan mengimbau sejumlah warung…
PASURUAN | gatradaily.com – Personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pasuruan menggelar kegiatan ngabuburit bersama…
PASURUAN | gatradaily.com – Pemerintah Desa Randupitu, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, menggelar kegiatan Pondok Ramadhan…
PROBOLINGGO | gatradaily.com – Kompensasi jalan dari aktivitas tambang di Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Tongas,…
PASURUAN | gatradaily.com – Kepala Desa Kluwut, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, M. Yusuf Hasim, membantah…
PASURUAN | gatradaily.com – Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan “Purwodadi Bersholawat” bersama Kapolres…